Friday, November 10, 2006

Sebuah Pencerahan, ArchiCAD Membantu Teman Kita yang Bertangan Satu

Ada suatu masa, ketika itu semangat untuk menjalankan pemasaran ArchiCAD cenderung melemah, kira – kira sekitar tahun 2000 - 2001. Krisis moneter yang berkepanjangan, banyaknya perusahaan konsultan dan property yang kolaps, bajakan ArchiCAD yang mendapatkan Rating No.1 di toko – toko software ( hebat nggak tuh..! ) membuat perusahaan harus banting tulang dan berpikir ekstra keras untuk tetap survive. Mungkin dengan adanya pusat pelatihan yang kami kembangkan, lumayan dapat menggerakkan cashflow untuk menutupi overhead kami.

Di saat yang penuh dilema itu, dimana kami sedang mempertimbangkan untuk terus memasarkan software ini atau tidak, perusahaan kami didatangi oleh seorang siswa yang datang dari jarak yang cukup jauh dari lokasi pusat pelatihan kami ( lokasi tempat pelatihan kami di Depok dan dia dari Jakarta Timur kalau tidak salah.. ). Ia datang dengan penuh semangat untuk bisa mempelajari ArchiCAD.

Rupanya beberapa teman – temannya di kampus sudah ada yang pernah belajar di tempat kami dan puas dengan apa yang bisa dihasilkan dengan ArchiCAD. Berita dari mulut – ke mulut itulah yang membuat pusat pelatihan kami di datangi para mahasiswa/wi maupun para professional arsitek lainnya, bahkan dari luar kota.

Uniknya, tidak seperti teman – temannya yang lain, siswa kami yang satu ini hanya memiliki satu buah lengan kiri yang normal.

Kami berusaha untuk memberikan pelatihan terbaik yang bisa kami berikan untuk tetap menjaga semangat siswa ini untuk belajar, dan ArchiCAD memang memberikan begitu banyak kemudahan baginya untuk mempelajarinya dengan baik. Terbukti, ArchiCAD ternyata memang memberikan kemudahan baginya untuk menjadi seorang Arsitek yang dapat diperhitungkan, dengan hanya menggunakan mouse saja dan satu tangannya, kecepatan kerja dapat diperoleh, kemampuan eksplorasi desain yang bebas, perintah – perintah yang sangat user friendly, membuatnya dapat menghasilkan karya yang hebat.

Sejak saat itu, di dalam hati kami berpikir penuh haru….. Oh, mungkin inilah suatu pertanda lain, …bahwa melalui ArchiCAD, kami dapat membantu orang lain.. kami dapat membantu siswa – siswa kami untuk berkembang dengan lebih baik walau dalam kondisi fisik seperti kawan kami itu.

Kami kembali dapat memberikan kontribusi bagi dunia Arsitektur dan masyarakat, sehingga kami menjadi yakin,.. kami tetap akan memasyarakatkan ArchiCAD di Indonesia seluas – luasnya, karena kami telah melihat betapa manfaat yang dapat kami berikan bagi orang lain, kami telah memiliki buktinya, dengan ArchiCAD masyarakat arsitektur di Indonesia akan semakin tercerahkan, sebagaimana kami tercerahkan.

….dan untuk anda siswa kami yang menjadi inspirasi bagi kami ( kami tidak tahu dimana anda sekarang? ), ..Kami bangga dengan keberhasilan anda...dan kami ucapkan banyak terimakasih…!

No comments: